Etika Berbusana - tipdantrik

Etika Berbusana

  1. Busana Mencerminkan Siapa Anda
    Siapapun anda dan apapun yang anda kenakan, ingat busana mencerminkan siapa anda sebenarnya. Busana memberikan pandangan tentang siapa diri kita sebenarnya dan untuk siapa kita mengenakan busana tersebut. Apakah kita berbusana untuk mengekspresikan jiwa kita atau untuk menyenangkan orang lain seperti bos, rekan kerja dan lain sebagainya.
    Busana yang dikenakan seseorang akan ikut mempengaruhi penampilannya. Oleh karena itu kita tidak boleh sembarangan mengenakan busana. Penampilan menarik melalui busana yang dipakai bukan berarti harus mahal dan produk luar negeri, yang penting kita perlu memperhatikan pengaturan perpaduan warna, potongan serta bahan yang pas dengan badan anda.
    Sebelum mengenakan busana, kita hendaknya mengetahui bentuk tubuh, kelemahan dan kelebihan diri sendiri. Hal ini penting agar busana yang dipakai tampak serasi dan menarik. Untuk bentuk bentuk badan yang besar dan terkesan bulat sebaiknya tidak mengenakan busana dengan motif garis-garis horisontal atau motif bunga-bunga dan kotak-kotak besar. Hindari warna yang terang dan mencolok, serta bentuk krah yang sederhana seperti bentuk krah huruf V. Untuk tubuh yang kecil dan kurus, dapat menutupi kekurangan dengan menggunakan busana warna cerah dan garis horizontal untuk menambah isi badan.
  2. Tips Berbusana
    • Gunakan busana yang sopan agar tidak menimbulkan kesan negatif. Busana yang sopan berarti tidak memakai busana yang tipis / transparan, potongan leher yang sangat rendah karena akan mengganggu aktivitas, rok tidak terlalu pendek sehingga tampak menonjol salah satu bagian tubuh atau belahan rok yang terlalu tinggi. Jaga kesantunan dalam berbusana, citra buruk karyawan dalam perusahaan dapat mempengaruhi citra perusahaan. Jangan berpakaian terlalu terbuka.
    • Rapi dan membuat diri anda percaya diri.
    • Serasi, baik pemilihan warna, motif, maupun potongan busana yang disesuaikan dengan bentuk dan tinggi tubuh serta warna kulit.
    • Pemilihan busana disesuaikan dengan usia seseorang dan warna kulit.
    • Walaupun mode pakaian berubah-ubah, hendaklah pakaian yang digunakan sesuai dengan tempat aktivitas anda.
    Dalam berbusana bisa dilengkapi dengan aksesoris yang dapat menunjang penampilan bukan sebaliknya malah memperburuk penmapilan.
  3.  Tas
    Padanan busana juga bisa dipadukan dengan penggunaan tas, memiliki beberapa tas bisa digunakan berbagai kesempatan, jika tidak, kita bisa menggunakan model tas yang konservatif, tidak terlalu banyak pernak pernik sehingga cocok dipadukan dengan busana anda.
  4. Sepatu
    Dalam dunia kerja sebaiknya tidak menggunakan sepatu sandal atau tidak ber hak, sepatu bertumit tinggi lebih sedap dipandang dan membuat figur tubuh lebih tegap waktu berjalan. Terhadap sepatu yang digunakan kita harus senantiasa memperhatikan apakah sepatu yang dipakai masih dalam keadaan baik, solnya atau kulitnya, apakah telah disemir dan telah sesuai warnanya dengan busana yang dikenakan.
  5. Perhiasan
    Jangan memakai semua perhiasan yang dimiliki, secukupnya saja yang wajar dan tidak perlu berharga mahal. Selain jam tangan, anting, atau giwang merupakan perhiasan yang sduah selayaknya dipakai.
  6. Parfum
    Dalam dunia kerja, parfum berperan dominan. Pilih parfum yang sesuai dengan kepribadian dan baunya tidak menyengat.
  7. Kosmetika
    Penampilan akan makin sempurna bila ditunjang tata rias wajah yang menarik, namun tidak terkesan menor. Untuk penampilan wajah perlu ditunjang dengan pelembab tertentu yang sesuai dengan kulit terutama di tempat ber AC agar kulit tidak cepat keruput. Pemilihan kosmetika disesuaikan dengan kulit wajah yang lebih sensitif atau peka dengan barang-barang kimiawi.
Share on Facebook
Share on Google+

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Etika Berbusana"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel