11 Masalah Yang Sering Timbul Dalam Pernikahan

Bayangkan menyatukan dua sifat dalam sebuah pernikahan pasti bukan hal yang gampang. Bahkan setelah bertahun-tahun mengarungi bahtera rumah tangga, masalah akan tetap ada.  Berdasarkan psikologi, berikut masalah dan solusi yang sering terjadi dalam sebuah pernikahan.
Masalah dalam pernikahan muncul karena bermacam-macam faktor. Ada 11 masalah dan solusi yang sering muncul dalam pernikahan.

Meributkan masalah sepele
Kalau ada pasangan yang meributkan masalah kecil, biasanya di sebabkan oleh stres. Nah, stres yang tinggi dapat menjadi pemicu pertengkaran.
Solusi, untuk meminimalkan stres, sebaiknya sebelum bertindak tarik napas yang dalam dan berpikir dulu. Apa bila stres sudah terlanjur menjadi pemicu pertengkaran, segeralah minta maaf pada pasangan anda sebelum masalah bertambah besar.

Pasangan merasa tidak dihargai
Saat pasangan mempersiapkan masakan, acara spesial atau hal lainnya kemudian direspons dengan kurang baik oleh pasangan dan sering terjadi hingga beberapa kali, ini akan menimbulkan sebuah masalah dalam hubungan suami istri.
Solusi, ingatlah bahwa pujian dan ungkapan terima kasih memiliki kekuatan yang besar dalam kehidupan pasangan.

Timbulnya masalah finansial
Pada beberapa pasangan, masalah finansial bisa selalu menjadi pemicu pertengkaran. Bisa jadi ada pasangan yang tidak terbuka dalam mengutarakan beberapa besar gajinya atau pasangan yang boros, sehingga selalu merasa kekurangan.
Solusi, untuk meminimalkan adanya pertengkaran yang disebabkan masalah finansial sebaiknya anda dan pasangan saling terbuka tentang keuangan dan mulai berhemat untuk masa depan bersama.

Menjadi bagian dari keluarga pasangan
Pada tahapan dimana kita sudah mengenal semua keluarga pasangan dan begitu pula sebaliknya, dari hal ini terkadang  timbul perdebatan tentang keluarga, seperti berapa sering mengunjungi orang tua pasangan.
Solusi, minimalkan isu keluarga tersebut dengan memaksimalkan quality time bersama pasangan dan buah hati. Mulailah membuat kesepakatan bersama tentang seberapa sering bertemu orang tua pasangan atau masalah-masalah lainnya yang menimbulkan pertengkaran.

Tahap awal menjadi orang tua
Dalam tahapan awal periode menjadi orang tua, bukan hanya kebahagiaan saja yang akan dirasakan. Stres karena memiliki tanggung jawab baru bisa dialami suami istri. Anda dan pasangan mungkin bisa bertengkar saat harus memutuskan siapa yang akan bertanggung jawab bangun di malam hari untuk mengganti pampers.
Solusi, buatlah kesepakatan dalam berbagi tanggung jawab mengurus buah hati.

Saat anak beranjak besar
Perdebatan bisa kembali terjadi saat anak mulai beranjak besar. Biasanya pasangan memiliki pandangan masing-masing yang dipengaruhi pola asuh orang tua mereka dulu. Hal itu pun memengaruhi ketika pasangan membesarkan anak sendiri. Anda dan suami bisa bertengkar mengenai cara apa yang akan dipakai untuk mendidik si kecil.
Solusi, anda dan pasangan harus mencari kesepakatan dalam mendidik anak karena akan menetukan masa depan mereka. Bicarakan secara terbuka agar anak pun nyaman saat menjalani pendidikan.

Kehidupan S*ks monoton
Isu s*ks juga bisa menjadi pemicu pertengkaran. Pasangan yang sudah menjalani hubungan yang alam akan merasa kehidupan s*ks mereka tidak seperti dulu lagi. Sebenarnya kehidupan intim yang baik dapat mempererat dan membuat hubungan menjadi lebih harmonis.
Solusi, untuk mengatasi hal ini sebaiknya selalu berinovasi dalam berhubungan intim dan tidak malu kepada pasangan untuk membicarakannya.

Pengambilan keputusan penting
Semua pasangan pasti pernah atau akan menghadapi keadaan dimana harus memilih keputusan yang paling benar. Entahlah itu mulai dari hal kecil sampai hal besar seperti pada saat menerima pekerjaan baru, membeli rumah baru, sampai keinginan menambah momongan.
Solusi, apabila anda dan pasangan dihadapkan pada suatu masalah yang  mengharuskan membuat keputusan, coba buatlah pro dan kontra yang akan timbul apabila keputusan itu diambil dan selalu bicarakan kepada pasangan terlebih dahulu sebelum memutuskan sesuatu.

Timbul perasaan bosan
Seperti halnya anda bosan mengenakan sepatu atau tas kesayangan setiap hari. Anda juga bisa merasakan perasaan yang sama terhadap pasangan. Timbulnya perasaan ini karena anda sudah bersama dengan pasangan dalam jangka waktu yang lama.
Solusi, cobalah untuk menghargai keberadaan pasangan yang sudah menemani anda dalam masa yang mudah maupun sulit dan terbuka dalam setiap masalah.

Tragedi yang tidak terduga
Anda dan pasangan mungkin sudah terbiasa untuk mengatasi masalah yang timbul sehari-hari. Tapi ingatlah masih ada banyak tragedi yang tidak terduga seperti saat dimana orang tua meninggal dunia atau pasangan anda divonis mengidap penyakit kronis. Tidak ada solusi yang mudah jika tragedi tersebut menghampiri anda dan pasangan. Masalah ini bisa mengganggu kehidupan sehari-hari. Tragedi ini akan membuat anda frustasi atau stres.
Solusi, tapi jawaban  dari semuanya adalah yakini diri bahwa anda mempunyai pasangan yang selalu mendukung dan menyayangi anda.

Krisis usia paruh baya
Tidak dipungkiri bahwa anda dan pasangan akan mengalami penuaan, kemudian mengalami krisis usia paruh baya.
Solusi, untuk mempertahankan keharmonisan dengan pasangan dan meminimalkan dampak psikologis dari krisis usia paruh baya tersebut, mulailah bernostagia tentang masa muda anda dengan pasangan. Lalu mencari passion dalam diri anda untuk membangkitkan semangat yang baru di usia yang sudah tidak muda lagi bersama pasangan.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "11 Masalah Yang Sering Timbul Dalam Pernikahan"

Post a Comment