Monday, 18 July 2016

Cara Membuat User Windows Server

Untuk memulai menggunakan windows server mempunyai client maka seorang administrator harus menciptakan account bagi user/client terseut pada komputer server windows. langkah awal adalah administrator masuk ke dalam server (login) dengan menggunakan nama user administrator dan password yang sudah ditentukan. kemudian setelah masuk dalam lingkungan windows server pilih menu start | programs | administrative tools | computer management. dilayar beberapa komponen dalam windows server yang bisa dikonfigurasikan. pilihlah local users and group user seperti yang ditunjukkan pada gambar.
kemudian isikan informasi berkut ini :
  1. Nama login untuk user.
  2. Full name user.
  3. Description user bisa diisi bisa juga tidak. password-nya pada kotak isian confirm password.
  4. Pada pilihan user must change password on next logon boleh diaktifkan atau pun tidak, jika diaktifkan maka setelah user login ke jaringan pertama kali maka user harus mengganti password-nya, jika tidak diaktifkan maka password yang sudah dibuat pada langkah 4 di atas akan dipakai terus dan pilihan user cannot change password serta password never expires bisa diaktifkan
  5. Pilihan user can not change password diaktifkan password-nya
  6. Pilihan password never expires diaktifkan agar password user tidak pernah kadaluarsa, jika tidak diaktifkan maka paswword user akan kdaluarsa dan harus diganti dengan yang baru pada periode tertentu yang sudah ditentukan oleh administrator jaringan.
  7. Pada pilihan account is disabled jangan diaktifkan, jika diaktifkan maka account user pada windows server masih ada tetapi user tidak dapat bergabung dengan jaringan komputer tersebut
  8. Langkah terakhir tekan tombol create untuk membuat account user baru tersebut
  9. Dan tekan tombol close untuk menutup kotak dialog new user

Pada jaringan komputer, kadang kala ada beberapa folder di server yang nantinya akan diakses oleh user untuk menentukan folder mana dan user siapa yang boleh mengkses diperlukan pertimbangan-pertimbangan tertentu dengan alasan keamanan. Langkah pertama pilihlah menu windows explorer dan tentukan sebuah Folder yang akan di sharing, klik kanan dan pilih Properties kemudian pilih sharing. Pilihlah Tab Share this folder beri nama share-nya (share name), berikan comment bila perlu. Untuk menentukan berapa user yang boleh menggunakan folder tersebut pada waktu yang bersamaan pilihlah user limit. maximum allowed untuk pengunaan folder bagi semua user atau allow..users untuk menentukan jumlah user yag boleh menggunakan folder pada waktu yang bersamaan. pilih permissions untuk menetukan hak akses user pada folder tersebut. klik add untuk menambah user yang berhak mengakses folder dan tentukan hak aksesnya. kemudian klik apply untuk menerima user baru yang akan mengakses folder tersebut. 

Selain sumber daya berupa file dan folder, printer juga bisa diset untuk dipakai secara bersamaan. tahap awal pilih menu start, settings, printers, add printer sehingga muncul wizard yang akan membantu menginstall printer baru pada jaringan. pilihlah local printer dan kemduan pilih prot yang dipakai untuk saluran kabel printer lokal. dilayar berkutnya pilih jenis printer dan pembuatnya, sebagai contoh epson-LX300. Kemudian klik Net dan beri nama printer tersebut. Kemudian dilayar berkutnya berikan nama sharing bagi printer tersebut, klik Next untuk menuju layar selanjutnya tempat menuliskan keterangan mengenai lokasi printer dan diskripsinya. Bila printer sudah On Line pilihlah Test Print Page untuk mencoba printer dan dilanjutkan dengan menekan tombol finish untuk memulai penginstalasian printer. Selanjutnya pilih printer baru di layar Printers dan klik kanan untuk memunculkan layar Properties dan pilih Security untuk menetukan hak dan user yan boleh menggunakan printer seperti pada Sharing Folder.

Thursday, 14 July 2016

Etika Berbusana

  1. Busana Mencerminkan Siapa Anda
    Siapapun anda dan apapun yang anda kenakan, ingat busana mencerminkan siapa anda sebenarnya. Busana memberikan pandangan tentang siapa diri kita sebenarnya dan untuk siapa kita mengenakan busana tersebut. Apakah kita berbusana untuk mengekspresikan jiwa kita atau untuk menyenangkan orang lain seperti bos, rekan kerja dan lain sebagainya.
    Busana yang dikenakan seseorang akan ikut mempengaruhi penampilannya. Oleh karena itu kita tidak boleh sembarangan mengenakan busana. Penampilan menarik melalui busana yang dipakai bukan berarti harus mahal dan produk luar negeri, yang penting kita perlu memperhatikan pengaturan perpaduan warna, potongan serta bahan yang pas dengan badan anda.
    Sebelum mengenakan busana, kita hendaknya mengetahui bentuk tubuh, kelemahan dan kelebihan diri sendiri. Hal ini penting agar busana yang dipakai tampak serasi dan menarik. Untuk bentuk bentuk badan yang besar dan terkesan bulat sebaiknya tidak mengenakan busana dengan motif garis-garis horisontal atau motif bunga-bunga dan kotak-kotak besar. Hindari warna yang terang dan mencolok, serta bentuk krah yang sederhana seperti bentuk krah huruf V. Untuk tubuh yang kecil dan kurus, dapat menutupi kekurangan dengan menggunakan busana warna cerah dan garis horizontal untuk menambah isi badan.
  2. Tips Berbusana
    • Gunakan busana yang sopan agar tidak menimbulkan kesan negatif. Busana yang sopan berarti tidak memakai busana yang tipis / transparan, potongan leher yang sangat rendah karena akan mengganggu aktivitas, rok tidak terlalu pendek sehingga tampak menonjol salah satu bagian tubuh atau belahan rok yang terlalu tinggi. Jaga kesantunan dalam berbusana, citra buruk karyawan dalam perusahaan dapat mempengaruhi citra perusahaan. Jangan berpakaian terlalu terbuka.
    • Rapi dan membuat diri anda percaya diri.
    • Serasi, baik pemilihan warna, motif, maupun potongan busana yang disesuaikan dengan bentuk dan tinggi tubuh serta warna kulit.
    • Pemilihan busana disesuaikan dengan usia seseorang dan warna kulit.
    • Walaupun mode pakaian berubah-ubah, hendaklah pakaian yang digunakan sesuai dengan tempat aktivitas anda.
    Dalam berbusana bisa dilengkapi dengan aksesoris yang dapat menunjang penampilan bukan sebaliknya malah memperburuk penmapilan.
  3.  Tas
    Padanan busana juga bisa dipadukan dengan penggunaan tas, memiliki beberapa tas bisa digunakan berbagai kesempatan, jika tidak, kita bisa menggunakan model tas yang konservatif, tidak terlalu banyak pernak pernik sehingga cocok dipadukan dengan busana anda.
  4. Sepatu
    Dalam dunia kerja sebaiknya tidak menggunakan sepatu sandal atau tidak ber hak, sepatu bertumit tinggi lebih sedap dipandang dan membuat figur tubuh lebih tegap waktu berjalan. Terhadap sepatu yang digunakan kita harus senantiasa memperhatikan apakah sepatu yang dipakai masih dalam keadaan baik, solnya atau kulitnya, apakah telah disemir dan telah sesuai warnanya dengan busana yang dikenakan.
  5. Perhiasan
    Jangan memakai semua perhiasan yang dimiliki, secukupnya saja yang wajar dan tidak perlu berharga mahal. Selain jam tangan, anting, atau giwang merupakan perhiasan yang sduah selayaknya dipakai.
  6. Parfum
    Dalam dunia kerja, parfum berperan dominan. Pilih parfum yang sesuai dengan kepribadian dan baunya tidak menyengat.
  7. Kosmetika
    Penampilan akan makin sempurna bila ditunjang tata rias wajah yang menarik, namun tidak terkesan menor. Untuk penampilan wajah perlu ditunjang dengan pelembab tertentu yang sesuai dengan kulit terutama di tempat ber AC agar kulit tidak cepat keruput. Pemilihan kosmetika disesuaikan dengan kulit wajah yang lebih sensitif atau peka dengan barang-barang kimiawi.